| Nomor Internasional |
|---|
| 978-977-86205-7-3 |
| Penulis |
| Dr. Muhammad Al-Hajj Salem |
| Edisi |
| Pertama, 2025 |
| Bahasa |
| Arab |
| Klasifikasi Utama |
| Antropologi |
| Klasifikasi Sub |
| Antropologi Budaya, Studi Islam |
Sinopsis Buku:
Buku Al-Zaman Al-Muqaddas bayna al-Jahiliyyah wa al-Islam (Waktu Suci antara Jahiliah dan Islam) menghadirkan sebuah pandangan baru tentang bagaimana Islam bekerja untuk mengakhiri siklus waktu suci jahiliah (pelarangan an-nasi’ dan pengaturan bulan-bulan haram serta musim haji dan umrah). Buku ini juga memberikan solusi inovatif untuk beberapa masalah yang belum terselesaikan, seperti menentukan sifat “kalender jahiliah”, menjelaskan mekanisme an-nasi’, frekuensinya, dan hubungan eratnya dengan inti dari “agama jahiliah” berbasis bintang yang didirikan atas warisan seluruh wilayah Arab kuno, yang mengadopsi kepercayaan eternalis (Sabianisme).
Buku ini juga berupaya meninjau ulang sifat agama Arab jahiliah serta kaitannya dengan pemahaman orang Arab kuno tentang konsep waktu, khususnya hubungannya dengan siklus musim alami dan siklus menetap serta berpindah yang mengatur masyarakat Badui — sebuah sistem yang kemudian diubah oleh Islam.
Tujuan utama buku ini adalah sebuah bacaan sejarah antropologis untuk pelarangan an-nasi’, yang merupakan hak istimewa institusi kependetaan jahiliah. Islam, sebagai agama urban, datang untuk meredefinisi masyarakat Arab dan mendirikan sistem sosial, keagamaan, dan ekonomi alternatif, yang membawa orang Arab dari konsep keabadian menuju sejarah, yakni dari keterbatasan suku menuju cakrawala negara.
Tambahkan Komentar