| ISBN Internasional |
|---|
| 979-8-9894743-5-6 |
| Penulis |
| Dr. Hamid Dabashi |
| Penerjemah |
| Dr. Muhammad al-Haj Salem |
| Edisi |
| Pertama, 2025 |
| Bahasa |
| Arab |
| Klasifikasi Utama |
| Ilmu Politik |
| Klasifikasi Tambahan |
| Pemikiran Politik, Filsafat Politik |
Tentang Buku:
Penciptaan negara-bangsa merupakan puncak dari Perjanjian Sykes-Picot antara Inggris dan Prancis pada tahun 1916. Sebagai langkah geo-strategis untuk membagi dan memecah Kekaisaran Ottoman yang kalah dalam Perang Dunia Pertama, hal itu—menurut ukuran kolonialisme—merupakan keberhasilan besar; karena pada akhirnya menghasilkan perbatasan kolonial modern bagi negara-negara bangsa Arab selama Perang Dunia Kedua.
Hari ini, sementara negara-negara sedang mengonstruksi ulang sejarah mereka yang dipelintir dalam fase pasca-kolonial, terdapat contoh-contoh yang menunjukkan pertumbuhan ruang publik lintas batas nasional di seluruh dunia Arab dan Islam, sebagai ruang alternatif pengganti ruang publik yang digantikan oleh negara.
Buku ini dengan berani berargumen bahwa konsep negara-bangsa gagal menghasilkan kesatuan yang sah dan abadi bagi sistem pemerintahan pasca-kolonial yang terguncang oleh revolusi Musim Semi Arab, pemberontakan rakyat Palestina, dan penderitaan akibat negara pemukim yang menjadi ujung tombak imperialisme global serta pewaris kolonialisme Eropa. Dengan memandang pembebasan bangsa-bangsa yang akan terungkap secara nyata dan penolakan terhadap legitimasi negara-negara penguasa, buku ini bertanya: Apa yang akan menggantikan negara-bangsa, apa implikasi dari keruntuhan ini terhadap politik global, dan yang lebih penting lagi, apa arti fase pasca-revolusi?



Tambahkan Komentar